10 Penyebab Tegangan Listrik Turun dan Cara Mengatasinya

2025-12-13 10:05:10







Penyebab tegangan listrik turun ternyata bisa berdampak serius, seperti membuat peralatan menjadi cepat rusak, performanya menurun, hingga yang paling parah dapat memicu risiko kebakaran. Meski terlihat sepele, namun kondisi ini tidak boleh dibiarkan begitu saja tanpa pencegahan.

 

 

Kali ini, Graha Anugrah Elektrindo telah merangkum 10 penyebab tegangan listrik turun dan cara mengatasinya dalam artikel berikut ini.

 

 

 

Baca Juga: Bagaimana Sistem Fire Alarm Semi Addressable Bekerja untuk Proteksi Kebakaran?

 

 

 

10 Penyebab Tegangan Listrik Turun

 

 

1. Gangguan dari PLN

 

 

Fluktuasi suplai dari PLN adalah penyebab tegangan listrik turun yang paling umum. Saat terjadi perawatan jaringan, pemadaman bergilir, atau gangguan teknis, tegangan yang sampai ke rumah Anda bisa jadi tidak stabil. Kondisi ini membuat lampu meredup dan beberapa peralatan berdengung atau tidak bekerja optimal.

 

 

2. Pemakaian Listrik Berlebih

 

 

Jika banyak perangkat menyala dalam waktu bersamaan, beban listrik meningkat drastis. Kondisi overload seperti ini membuat aliran tegangan melemah. Anda mungkin merasakannya ketika AC, mesin cuci, dan kompor listrik menyala bersamaan lalu lampu mendadak redup.

 

 

3. Korsleting

 

 

Korsleting juga bisa membuat tegangan listrik di jalur tertentu mengalami penurunan sesaat, yang biasanya akan diikuti percikan atau MCB anjlok. Kabel yang terkelupas, sambungan yang longgar, atau instalasi yang salah bisa memicu gejala ini.

 

 

4. Kerusakan Alat Elektronik

 

 

Alat elektronik yang tiba-tiba rusak atau terbakar dapat menarik arus berlebihan. Efeknya, tegangan di rangkaian lain ikut terpengaruh. Misalnya, motor pada kulkas yang mulai lemah sering memaksa suplai arus lebih besar dan menyebabkan tegangan turun di jalur listrik rumah.

 

 

5. Masalah pada MCB

 

 

Miniature Circuit Breaker (MCB) atau pemutus arus listrik yang aus, kotor, atau kualitasnya buruk bisa menghambat distribusi listrik secara merata. Ketika MCB tidak lagi bekerja optimal, tegangan yang mengalir bisa drop meski total beban sebenarnya tidak tinggi.

 

 

6. Instalasi Listrik Usang

 

 

Kabel tua, konektor yang sudah longgar, atau peralatan listrik yang sudah digunakan dalam waktu yang terlalu lama dapat meningkatkan resistansi pada jalur listrik. Semakin tinggi resistansi, semakin besar penurunan tegangan. Biasanya, hal ini dialami pada rumah-rumah lama.

 

 

7. Fluktuasi Beban Listrik

 

 

Beban listrik yang berubah-ubah dengan cepat, seperti dari mesin industri rumahan atau pompa air yang sering start-stop, dapat membuat tegangan tidak stabil. Perubahan arus yang mendadak memberi efek langsung pada kestabilan tegangan di seluruh instalasi.

 

 

8. Jarak Rumah dan Gardu Jauh

 

 

Semakin jauh lokasi rumah Anda dari tiang listrik atau gardu, semakin besar potensi penurunan tegangan. Hal ini wajar terjadi karena energi listrik bisa jadi mengalami kehilangan daya sepanjang kabel, terutama bila kabel yang digunakan kecil atau kualitasnya rendah.

 

 

9. Cuaca dan Lingkungan Eksternal

 

 

Hujan lebat dan badai petir bisa memengaruhi jaringan listrik PLN. Ketika jalur distribusi terganggu, tegangan bisa ikut mengalami penurunan. Kondisi ekstrem bahkan bisa merusak komponen di panel luar rumah.

 

 

10. Alat Listrik Tidak Berkualitas

 

 

Peralatan listrik seperti MCB, saklar, stop kontak, kabel, dan lainnya yang tidak memiliki standar keamanan sering kali menarik arus tidak stabil. Alat seperti ini dapat membebani instalasi dan menurunkan tegangan secara keseluruhan, terutama bila digunakan terus-menerus.

 

 

 

Baca Juga: Control Panel Fire Alarm Notifier NFS 320: Mengenal Fitur dan Spesifikasinya

 

 

 

Cara Mengatasi Penyebab Tegangan Listrik Turun

 

 

Setelah mengetahui penyebab tegangan listrik turun, penting juga untuk memahami cara mengatasinya. Nah, Graha Anugrah Elektrindo telah merangkumnya berikut ini:

 

 

1. Gunakan Stabilizer atau UPS

 

 

Stabilizer dan UPS (Uninterruptible Power Supply) membantu menjaga tegangan tetap berada pada level aman. Peralatan ini bekerja dengan menstabilkan fluktuasi sehingga perangkat elektronik tidak terkena dampak drop voltage mendadak.

 

 

2. Pasang Perangkat Pelindung Listrik

 

 

Penggunaan perangkat pelindung seperti ELCB, MCB berkualitas, atau surge protector dapat mengurangi risiko kerusakan akibat tegangan tidak stabil. Perangkat ini membantu memutus arus saat terjadi anomali sehingga beban berlebih atau gangguan tidak merembet ke seluruh instalasi rumah.

 

 

3. Mengurangi Impedansi pada Sistem Listrik

 

 

Impedansi tinggi biasanya muncul akibat kabel tua, koneksi longgar, atau kualitas material yang rendah. Menggantinya dengan kabel baru yang sesuai standar dan memastikan sambungan rapat dapat menurunkan resistansi. Hasilnya, tegangan lebih stabil dan distribusinya lebih efisien.

 

 

4. Mengatur Pemakaian Listrik

 

 

Menghindari penggunaan banyak perangkat berat secara bersamaan adalah langkah efektif untuk mengatasi penyebab tegangan listrik turun. Atur pemakaian beban pada waktu yang berbeda agar sistem listrik tidak tertekan sehingga tegangan tetap terjaga. Cara ini juga membantu menghindari overload yang memicu drop voltage.

 

 

5. Menggunakan Alat Listrik Berkualitas

 

 

Peralatan listrik dengan standar SNI atau internasional biasanya memiliki konsumsi daya yang lebih stabil. Jenis alat ini tidak menarik arus berlebihan sehingga tidak membebani jaringan listrik rumah. Selain lebih aman, kualitas yang baik membuat peralatan lebih awet dan tahan lama.

 

 

 

Pilihan Alat Listrik Berkualitas dan Asli Ada di Graha Anugrah Elektrindo!

 

 

 

Cara Memilih Alat Listrik Berkualitas

 

 

Penyebab tegangan listrik turun ternyata bisa dipicu oleh banyak faktor, dan yang paling parah tapi jarang diperhatikan adalah pemasangan alat-alat listrik yang kurang berkualitas. Banyak peralatan listrik ini tidak memenuhi standar keamanan hingga rawan pemalsuan produk elektrik dari brand yang sudah ternama.

 

 

Salah satu cara untuk mencegah pemasangan alat listrik yang salah hingga kurang baik yaitu dengan memilih distributor alat listrik terpercaya seperti Graha Anugrah Elektrindo. Sebagai distributor resmi dari berbagai brand, seperti Schneider Electric, Notifier, Philips, hingga Hikvision, Graha Anugrah Elektrindo hanya menawarkan produk alat listrik asli bergaransi resmi dengan kualitas terbaik.

 

 

Cegah penyebab tegangan listrik turun dengan memasang alat-alat listrik seperti saklar, stop kontak, colokan, hingga MCB dan UPS Schneider Electric asli dari PT Graha Anugrah Elektrindo, distributor alat listrik yang terpercaya.

 

 

 

Share